🎙️ Hal-Hal Sensitif Tentang Mikrofon

🎙️ Hal-Hal Sensitif Tentang Mikrofon

0 comments

Fakta Menarik tentang Mikrofon Kondensor & Dinamis

1️⃣ Mitos “Kondensor Lebih Sensitif Tangkap Semuanya”

Dengan memperhitungkan peningkatan terhadap perbedaan dimensi kedalaman kapsul antara mikrofon dinamis dan kondensor serta dampaknya terhadap "sensitivitas”, banyak yang percaya bahwa mikrofon kondensor lebih sensitif daripada mikrofon dinamis (kumparan bergerak) dan oleh karena itu mampu menangkap "semua suasana”, misalnya suara bising panggung dan kebisingan sekitarnya.

Namun, sensitivitas tidak lain adalah laju konversi konstan dari tekanan ke tegangan dan yang lebih penting, sensitivitas tidak bergantung pada jarak. Bertentangan dengan kepercayaan umum, sensitivitas bukanlah alasan untuk menangkap "semuanya".


2️⃣ Perbandingan Sensitivitas Spesifikasi

Sebagian besar mikrofon kondensor memang lebih sensitif.

Contoh:
Mikrofon kondensor Neumann KMS 105 dengan spesifikasi sensitivitas 4.5 milivolt pada 1 Pascal (4.5 mV/Pa) 15 dB lebih sensitif daripada mikrofon dinamis Audix OM7 dengan 0.8 mV/Pa.


3️⃣ Posisi Kapsul vs Kisi-Kisi (Grille)

Banyak artis memperkirakan jarak mereka ke mikrofon berdasarkan “microphone grille (kisi-kisi)”, bukan posisi sebenarnya dari kapsul (yang seringkali sulit dilihat atau bahkan tidak terlihat), yang pada sebagian besar mikrofon dinamis biasanya lebih dekat daripada pada mikrofon kondensor.


4️⃣ Perhitungan Jarak & Perubahan SPL

Pada jarak 1 sentimeter (cm) ke kisi-kisi, kapsul mikrofon KMS 105 berada sekitar dua kali lebih jauh (-6 dB) dibandingkan dengan OM7.

Menggandakan jarak ke kisi-kisi (2 cm) menghasilkan:

  • Peningkatan 5/4 atau 120 persen (-1,9 dB) untuk KMS 105

  • Peningkatan 3/2 atau 150 persen (-3,5 dB) untuk OM7

Menggandakan jarak lagi (4 cm) menghasilkan:

  • Peningkatan 7/4 atau 175 persen (-4,9 dB) untuk KMS 105

  • Peningkatan 5/2 atau 250 persen (-8 dB) untuk OM7

Grafik terlampir menunjukkan bahwa tingkat perubahan terbesar terjadi dalam 10 cm pertama. Hal ini membuat dinamika jauh lebih responsif terhadap perubahan jarak, itulah sebabnya para seniman perlu menjaga jarak dan tetap mengendalikannya.


5️⃣ Efek Kedekatan & Responsivitas

Secara inheren, peningkatan responsivitas ini juga membuat dinamika lebih rentan terhadap perubahan nada yang disebabkan oleh efek kedekatan dalam pemakaiannya. Jadi, bisa dikatakan bahwa mikrofon kondensor sebenarnya kurang "sensitif" terhadap masalah ini.


6️⃣ Gain & Dampak Noise Panggung

Perlu dicatat bahwa dengan asumsi semua hal sama, memperhitungkan peningkatan offset kedalaman kapsul antara mikrofon dinamis dan kondensor melalui gain menghasilkan peningkatan yang berbanding terbalik dalam hal kebisingan panggung atau noise untuk mikrofon kondensor.

Karena kapsul KMS-105 berjarak dua kali lebih jauh (-6 dB) dibandingkan dengan OM7, kompensasi elektronik terhadap kehilangan SPL karena peningkatan jarak tidak hanya meningkatkan level suara langsung tetapi juga level suara tidak langsung, misalnya, "semuanya" yang lain.


7️⃣ Perbedaan pada Jarak Dekat vs Jarak Jauh

Perbedaan relatif antara mikrofon dinamis dan kondensor ini paling terlihat pada jarak yang sangat dekat dengan grille (kisi-kisi), di mana offset kedalaman kapsul masih relatif besar.

Pada jarak yang lebih jauh, offset menjadi tidak signifikan, yang terlihat dari bagaimana tingkat kehilangan dalam grafik mulai berjalan sejajar satu sama lain.


8️⃣ Kesimpulan: Kenapa Dinamis Cocok di Panggung Berisik

Kedalaman kapsul adalah alasan mengapa mikrofon dinamis masuk akal untuk pemakaian di panggung yang berisik, asalkan kamu tetap mengendalikannya. Jika tidak, keunggulan tersebut akan tidak berguna.

Sensitivitas mikrofon sebenarnya tidak ada hubungannya dengan perilaku ini. Karena itu, sebaiknya menghindari kata "sensitivitas" dalam konteks khusus ini dan menggantinya dengan sesuatu seperti "responsif" – karena tidak ada istilah yang lebih baik.


🎥 Saksikan video ini untuk penjelasan tentang efek kedalaman kapsul pada mikrofon yang digunakan:
https://youtu.be/MvUfXxalD7Q


Zoom Instamic Pro Plus C

Rahasia Sound Solois yang Jernih & Powerful

Leave a comment